06/10/19

Alasan Mengapa Blackberry Belum Tertarik Masuk Ke Industri Ponsel 5G

Seiring dengan dimulainya penggunaan jaringan 5G di beberapa negara, para vendor smartphone telah mulai merilis produk anyar yang mendukung 5G yang mereka miliki.

Akan tetapi bagaimana dengan Blackberry yang pernah menjadi raja smartphone? Perusahaan yang berasal dari Kanada tersebut disebutkan belum berminta untuk memproduksi perangkat dengan teknologi 5G. Alasan utama keenganan Blackberry tersebut diutarakan oleh General Marketing TCL yang menangani produksi perangkan Blackberry, Stefan Streit.

Menurutnya, teknologi 5G menghadirkan banyak peluang baru terutama untuk segmen hiburan akan tetapi rupanya Blackberry menganggap bahwa teknologi tersebut belum begitu relevan dengan perangkat yang mereka miliki dan tidak begitu sesuai dengan rencana jangka pendek yang dimiliki oleh perusahaannya.

Alasan Mengapa Blackberry Belum Tertarik Masuk Ke Industri Ponsel 5G

"Blackberry bukanlah perangkat hiburan. Saya tidak melihat manfaat 5G untuk Blackberry beserta teknologinya," jelas Stefan yang menyampaikan bahwa 5G akan cocok untuk TV ataupun barang elektronik rumah lainnya yang mengusung konsep smart akan tetapi bukan untuk Blackberry.

Walaupun begitu, bukan berati bahwa TCL tidak akan merilis ponsel 5G. Disebutkan bahwa TCL akan memasuki industri ponsel 5G dengan brand Alcatel yang mereka miliki, itu pun dengan harga yang cukup terjangkau.

"Kami akan merilis smartphone 5G dengan harga yang lebih terjangkau pada pertengahan tahun depan," jelas Stefen.
Kondisi Blackberry sendiri hingga saat ini memang berbeda jauh dibandingkan dengan 10 tahun lalu ketika booming smartphone dimulai. Dibawah bendera perusahaan Research In Motion, Blackberry menjadi raja pasar smartphone dengan keyboard QWERTY sebagai ciri khasnya.
Selama tahun 2019 ini, Blackberry bahkan tidak merilis ponsel baru. Blackberry sendiri disebutkan saat ini lebih fokus pada bidang privasi dan perlindungan data yang memang menjadi keunggulannya.